Rabu, 31 Oktober 2018

TUGAS SOFT SKILL EKONOMI KOPERASI






TUGAS SOFT SKILL EKONOMI KOPERASI
konsep koperasi, Latar belakang timbulnya aliran koperasi dan  Sejarah berkembangnya koperasi ( Minggu ke-1)



Disusun oleh :

Nama : Nurul Hidayah

Kelas : 3EA27

Npm  : 15216620



UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS EKONOMI

2018





KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karuni-Nya dapat menyelesaikan penyusunan makalah Ekonomi Koperasi.

            Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam  menyelesaikan penyusunan makalah Ekonomi Koperasi ini sampai selesai. Semoga dengan adanya makalah Ekonomi Koperasi ini, dapat membantu Mahasiswa atau Mahasiswi dalam memahami materi Ekonomi Koperasi. 

            Dalam pembuatan makalah ini, penulis masih sadar masih banyak terdapat kekurangan, terutama sekali dalam hal penyajian materi. Untuk itu kritik dan saran pembaca saat penting bagi penulis.

            Akhir kata semoga Makalah Ekonomi Koperasi ini dapat berguna bagi diri penulis pada khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

           

 Koperasi merupakan bentuk perusahaan organisasi dimana tujuan utama nya bukan mencari keuntungan tetapi mencari kesejahteraan dari anggotanya.Koperasi sebagai perkumpulan untuk kesejahteraan bersama, melakukan usaha dan kegiatan di bidang pemenuhan kebutuhan bersama dari para anggotannya.

            Koperasi mempunyai peranan yang cukup besar dalam menyusun usaha bersama dari orang-orang yang mempunyai kemampuan ekonomi terbatas.            Pemerintah Indonesia sangat berkepentingan dengan Koperasi, karena Koperasi di dalam sistem perekonomian merupakan soko guru. Koperasi di Indonesia belum memiliki kemampuan untuk menjalankan peranannya secara efektif dan kuat. Hal ini disebabkan Koperasi masih menghadapai hambatan struktural dalam penguasaan faktor produksi khususnya permodalan.



Rumusan Masalah

1.      Bagaimanakah konsep koperasi?

2.      Bagaimanakah latar belakang mengenai timbulnya aliran koperasi?

3.      Bagaimanakah sejarah perkembangan koperasi di indonesia?





Tujuan Penulisan

Adapun tujuan dari makalah ini sebagai brikut :



1        Untuk mengetahui tentang konsep koperasi

2        Untuk mengetahui tentang latar belakang mengenai timbulnya aliran koperasi

3        Untuk mengetahui tentang sejarah koperasi di Indonesia





BAB II



PEMBAHASAN

A.    Konsep koperasi

Ada beberapa konsep keperasi, konsep koperasi terdiri dari 3 konsep yaitu:

Ø  Konsep koperasi barat

Ø  Konsep koperasi sosialis

Ø  Konsep koperasi Negara berkembang



1.      Konsep koperasi Negara barat

Konsep koperasi Negara barat adalah konsep yang menjelaskan bahwa koperasi adalah organisasi atau kelompok swasta yang didirikan atau dibentuk oleh orang-orang dengan sukarela yang mempunyai tujuan dan latar belakang yang sama untuk mensejahterakan dan menciptakan keuntungan bagi anggota-anggotanya maupun perusahaan koperasi. Disini keinginan individu dapat dipuaskan dengan saling bekerjasama antar anggotanya, dengan saling membantu dan saling menguntungkan. Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama. Hasil dari kerjasama tersebut berupa surplus akan dibagikan secara merata kepada setiap anggotanya dengan menggunakan metode yang telah disepakati sebelumnya. Hasil keuntungan yang belum didistribusikan kepada anggotanya akan dimasukan sebagai cadangan koperasi.

2.      Konsep koperasi sosialis

Konsep koperasi sosialis adalah konsep yang menjelaskan bahwa koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah serta dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Dan menurut konsep ini koperasi tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan subsistem dari sistemsosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistemsosialis-komunis.



3.      Konsep koperasi Negara berkembang

Konsep koperasi Negara berkembang adalah konsep yagn menjelaskan bahwa koperasi sudah berkembang dari ciri tersendiri, yaitu campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Berbeda dengan konsep koperasi sosialis, pada konsep koperasi sosisalis disana tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari sifat kepemiikan pribadi menjadi kepemilikan kolektif, sedangkan konsep koperasi Negara berkembang tujuannya adalah meningkatakan kondisi sosial ekonomi .



B. Latar belakang timbulnya aliran koperasi

Ada beberapa aliran koperasi, diantanya yaitu:

Ø  Aliran Yardstick

Ø  Aliran Sosialis

Ø  Aliran Persemakmuran (Commonwealth).

Berikut adalah penjelasan dari aliran-aliran tersebut.

1.      Aliran Yardstick

Aliran Yardstick dijumpai pada Negara-negara yang berideologi kapitalis. Atau yang menganut perekonomian liberal. Disini koperasi dapat dijadikan kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi. Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuhbangunnya koperasi ditengah-tengah masyarakat. Jatuhbangunnya dan maju atau tidaknya sebuah koperasi terletak pada tangan anggota koperasi itu sendiri. Dan pengaruh aliran ini sangat kuat pada Negara-ngara barat, terutama pada Negara AS, Prancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dimana kegiatan industri berkembang dengan pesat.

2.      Aliran Sosialis

Dalam aliran sosialis ini koperasi dianggap sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Disamping itu juga koperasi juga dianggap alat yang paling efektif untuk menyatukan masyarakat. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di Negara Eropa Timur dan Rusia.

3.      Aliran Persemakmuran (Commonwealth)

Dalam aliran Persemakmuran (Comonwealth) ini koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peran utama dalam struktur perekonomian masyarakat. Hubungan pemerintah dengan koperasi bersifat “kemitraan” (partnership), dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.



C.    Sejarah Perkembangan Koperasi Dan Perkembangannya Di Indonesia

1.      Sejarah Lahirnya koperasi

Sejarah lahirnya koperasi pada tahun 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini sedangkan pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit setelah itu 1862 dibentuk Pusat Koperasi Pembelian “TheCooperative Whole Sale Society (CWS) sampai pada tahun 1818-1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen lalu pada tahun 1803-1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze dan pada tahun 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

2.      Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

Sejarah Perkembangan Koperasi 1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali di Indonesia (sukoco,”Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”). Raden Ngabei Ariawiriaatmadja, Patih Purwokerto dan kawan-kawan mendirikan Bank Simpan Pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negri pribumi melepaskan diri dari cengkraman pelepas uang. Bank Simpan Pinjam tersebut, semacam Bank Tabungan jika dipakai istilah UU No.14 tahun 1967 tentang  pokok-pokok Perbankan, diberi nama “De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der InlandscheHoofden”=Bank Simpan Pinjam para ‘priyayi’ purwokerto atau dalam bahasa Inggris “The PurwokertoMutual Loan And Saving Bank for Native Civil Servants 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boekesebagai Adviseurvoor Volkscredietwezen. Komisi ini diberi tugas untuk menyelidiki apakah koperasi berjalan dengan baik dan bermanfaat di Indonesia, pada tanggal 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres koperasi se-Jawa yang pertama di Tasikmalaya lalu pada tahun 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya 1961, diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk Melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin sedangkan pada tahun 1965, Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 1965, prinsip NASAKOM (Nasionalis dan Komunis) diterapkan di Koperasi. Tahun ini juga dilaksanakan Munaskop II di Jakarta, Lalu pada tahun 1967 pemerinth mengeluarakan Undang-Undang No. 12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian setelah itu di buatlah Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tenteng kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.



DAFTAR PUSTAKA

https://dwisarjono.wordpress.com/2013/10/13/konsep-koperasi/

Kamis, 06 Juli 2017

Enterpreneurship

Kewirausahaan mencakup beberapa kegiatan penting lainnya. Pengusaha bertanggung jawab untuk memulai kegiatan usaha. Dia harus memulai usahanya dengan mengumpulkan tanah, tenaga kerja, dan modal. Selanjutnya, dia harus mengelola bisnis dengan memutuskan kebijakan umum untuk operasi bisnis. Agar sukses, pengusaha juga harus inovatif. Dia harus mencari produk baru atau cara baru untuk membuat barang, dan metode penimbangan baru, atau dia harus menawarkan barang baru. Dia harus dapat memutuskan nilai dari hal-hal yang diciptakan oleh orang lain, apakah itu mainan baru, metode pengarsipan baru, atau cara periklanan baru. Akhirnya, dia menanggung semua risiko bisnis. (Diambil dari bisnis Anda !: Membangun keterampilan bahasa Inggris yang lebih baik , oleh john Thomas French)

Direct and Indirect Speech

Definition of Direct and Indirect
      Direct adalah suatu kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara yang dalam penulisannya disertai dengan tanda aphostrof di awal dan akhir kalimatnya sebagaimana teks dialog atau percakapan. 
      Indirect  adalah suatu kalimat yang menggambarkan perkataan orang lain atau dirinya sendiri secara tidak langsung (tidak persis seperti yang dikatakan pada saat diucapkan). 

Example
a.       Direct
1.       He told his friend, “I have a new toys”
2.       Rina said, “I work in a Bank Of Indonesia “
3.       Rini  asked me, “did you see Jane at the party yesterday?"

b.      Indirect
1.       He told his friend that he had a new toys
2.       Rina said that she worked in a Bank Of Indonesia
3.       Rini  asked me whether I had seen Jane at the party yesterday

Jumat, 02 Juni 2017

Describe something in spesific

Ciyo.. 

Ciyo is the name of my cat he is persian cat race,she is female. Ciyo very active and also fierce, if we did not know him then he will bite.Ciyo one year old, he has a dense and silky fur, fur color is yellow gray, he is very fat and funny, he was very happy when in feed Royal canin, she is a very sensitive cat. But i love her so much. 

such

Such adalah adverb of degree yang digunakan untuk menekankan kualitas dari seseorang atau sesuatu.


Such diikuti oleh singular noun dengan article a atau plural noun.

Rumus : such+singular noun(a..)/plural noun
Contoh kalimat such :
  • They discussed such a hot issue. (singular noun)
  • The man carried such heavy suitcases. (plural noun)

Jumat, 28 April 2017

How To Make "Ceker Mercon"

How to make " Ceker Mercon "

material :
ingredients :
- chicken feet
-  750gr chili
-  85gr red onion
-  150gr garlic
-  1/2 pcs tomato
-  leek
-  1000 ml water

How to make :
1. boil chicken claw for an hour until tender
2. puree the ingredients such as onion, garlic, tomato and chili
3. heat the cooking oil and stir-fry the material already in the puree
4. After the ingredients, enter the chicken claw that has been on the boil
5. stirring the clasp with the ingredients until evenly and add water and stir until boiling and seep
6. add the scallion after the spices soak up
7. claws ready to serve

Simple Present Tense


SIMPLE PRESENT TENSE




Simple Present Tense adalah kalimat yang menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung/terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk sederhana atau pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari, peristiwa atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu, dan untuk mengekspresikan kebenaran umum.

RUMUS

Positif : Subjek + is/am/are + past participle/V3

Negatif : Subjek + is/am/are + Not + Past Participle

Pertanyaan : is/am/are + Subjek + Past Participle

CONTOH

Kalimat aktif:

1.
(+) Desi repairs the work immediately.
(-)  Desi does not repair the work immediately.
(?)  Does Desi repair the work immediately?
2.
(+) Reni  always sees Ani every morning.
(-)  Reni does not always see Ani every morning .
(?)  Does Reni always see Ani every morning?
3.
(+) We visit our Grandmother every 2 weeks.
(-)  We does not visit our grandmother every 2 weeks.
(?)  Does We visit our grandmother every 2 weeks?


Kalimat pasif:
1.
(+)  The work is repaired by her immediately.
(-)   The work is not repaired by her immediately.
(?)   Is the work repaired by her immediately?
2.
(+) Ani is seen by Reni every morning.
(-)  Ani is not seen by Reni every morning.
(?)  Is Ani seen by Reni every morning?
3.
(+) Our grandmother is visited by us every 2 weeks.
(-)  Our grandmother is not visited by us every 2 weeks.
(?)  Is grandmother visited by us every 2 weeks?